Senin, Agustus 3

Pengaruh Budaya India Di Indonesia

Akibat interaksi masyarakat di Nusantara dengan bangsa India dan Cina maka terbuka peluang masuknya unsur budaya kedua bangsa tersebut bercampur dengan kebudayaan masyarakat di Nusantara.Pada awal masehi masyarakat di Asia Tenggara umumnya dan kepulauan Nusantara khususnya telah memiliki kebudayaan Austronesia.Hal ini sejalan dengan pendapat JL A.Brandes bahwa masyarakat disini telah memiliki 10 kepandaian seperti*)

1.Telah dapat membuat figur boneka
2.Mengembangkan seni hias ornamen
3.Mengenal pengecoran logam
4.Melaksanakan perdagangan barter
5.Mengenal instrumen musik
6.Memahami astronomi
7.Menguasai teknik navigasi dan pelayaran
8.Menggunakan tradisi lisan dalam menyampaikan pengetahuan
9.Menguasai teknik irigasi
10.Telah mengenal tata masyarakat yang teratur

Jadi pengaruh budaya India tentunya akan berpadu dengan kebudayaan yang telah ada,sesuai dengan respon masyarakat pada waktu itu sehingga terjadilah akulturasi kebudayaan .Pengaruh India (Hindu-Buddha) ini terlihat pada berbagai bidang tanpa menghilangkan unsur budaya asli yang telah ada , seperti:

a. Seni Bangunan
Wujud akulturasi seni bangunan terlihat pada bangunan candi, salah
satu contohnya adalah Candi Borobudur yang merupakan perpaduan
kebudayaan Buddha yang berupa patung dan stupa dengan kebudayaan
asli Indonesia, yakni punden berundak (budaya Megalithikum).
b.Sistem Pemerintah
India memperkenalkan sistem kerajaan yang turun-temurun untuk jabatan raja, ketika sebelumnya dengan sistem primus interphares
c.Sistem Kalender
Kebudayaan India membawa kalender Saka, yang sebelumnya telah mengenal Astronomi dalam kehidupan petani, dan pelaut.

Dan masih banyak lagi pengaruh lainnya dalam berbagai aspek kehidupan yang prinsipnya mengembangkan dari budaya yang sudah ada sebelumnya.Kondisi ini berlanjut pada tradisi pada zaman Islam.

Bacaan:
1.Paket Sejarah untuk kelas XI IPS, Dwi Ari,Jakarta: Pusat Perbukuan 2009
2.http://www.fib.ui.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=192:kawasan-asia-tenggara-dalam-dinamika-sejarah-kebudayaan&catid=39:artikel-ilmiah&Itemid=122&lang=in-ID

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar